Berita

Baru Bergabung, Mariono Masuk Bursa Ketua PDIP Simalungun

FaseBerita.ID – Munculnya nama Mariono, menjadi salah satu bakal calon Ketua di Konfercab PDI Perjuangan (PDIP) Simalungun di Parapat, Sabtu (13/7/2019), mengejutkan banyak pihak. Mariono diketahui baru bergabung dengan PDIP Simalungun.

Mariono, Rospita Sitorus serta Samrin Girsang disebut-sebut sudah mendapat ‘restu’ dari DPP PDI Perjuangan untuk jabatan Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

Keputusan DPP itu, informasinya atas usulan rapat pleno PAC yang telah diserahkan kepada DPP sekitar dua minggu lalu. Dimana usulan rapat pleno 32 PAC se Simalungun hanya berhak mengusulkan tiga nama.

Mendengar informasi itu, beberapa PAC di Kabupaten Simalungun merasa terkejut mendengar nama Mariono, karena baru 3 tahun sebagai kader PDI Perjuangan.

Padahal kriteria menjadi Ketua DPC sesuai peraturan Partai PDI Perjuangan, minimal keanggotaan selama 7 tahun dan atas usulan rapat pleno dari PAC, DPC dan DPD.

Informasi dihimpun, Mariono ini adalah anggota DPRD Simalungun 10 tahun yang lalu dari Partai PKS. Kemudian 3 tahun yang lalu barulah ia bergabung ke PDI Perjuangan.

Setelah bergabung, Mariono terpilih sebagai Ketua PAC Ujung Padang, selanjutnya pada Pileg tahun 2019, Mariono terpilih sebagai anggota DPRD Simalungun dari Dapil 4.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Simalungun, Abu Sofyan Siregar saat dikonfirmasi melalui selulernya, mengatakan bahwa usulan DPC ada 11 calon sementara usulan rapat pleno DPD ada 5 calon.

“Kelima usulan rapat pleno DPD itu yaitu Samrin Girsang, Mariono, Maraden Sinaga, Jhon Manat Purba dan saya sendiri Abu Sofyan Siregar,” ujarnya.

Masih Abu Sofyan Siregar menerangkan mekanisme Konfercab itu tidak ada lagi memilih dan dipilih seperti partai lain, namun akan ada sidang pleno pertama dan kedua.

Dijelaskannya bahwa sidang pleno pertama yaitu pembukaan, sidang pleno kedua rapat komisi-komisi, setelah itu diumumkan siapa yang terpilih menjabat KSB.

“Kemudian pembentukan tim formateur yaitu ketua terpilih menyusun komposisi kepengurusan didampingi oleh PAC dan didampingi DPD dan DPP. Kemungkinan dari pusat akan datang Trimedya Panjaitan dan DPD, Mangapul Purba,” tutupnya.

Sementara Edy Rusman Purba saat ditanyai mengatakan PAC tidak mengusulkan siapa ketua, tetapi mereka hanya berhak mengusulkan 3 nama dan DPP yang menentukan KSB-nya.

“Kalau PAC panei mengusulkan tiga nama yaitu Mahadarma Saragih, Maraden Sinaga dan saya Edy Rusman Purba,”sebutnya.

Menurutnya, saat usulan rapat pleno PAC tidak dibarengi dengan aturan yang berlaku, dan PAC kurang memahami bahwa yang menjadi KSB menurut aturan partai keanggotaan minimal 7 tahun.

“Kawan-kawan PAC banyak yang tidak memahami itu, mungkin ada indikasi lain, atau mereka kurang paham aturannya dan kemungkinan besar ada faktor X,” cetusnya.

Dihimpun usulan PAC Sidamanik yaitua Maraden Sinaga, Mariono dan Dirman Damanik. PAC Panombean Panei mengusulkan Mariono, Samrin Girsang dan Robin ketua PAC nya.

PAC Pamatang Sidamanik mengusulkan Rospita Sitorus, Maraden Sinaga dan Dirman Damanik.PAC Dolok Pardamean mengusulkan Maraden Sinaga, Samrin Girsang dan Budiman Silalahi.

PAC Girsip mengusulkan Maraden Sinaga, Samrin Girsang dan Feri Sihombing. PAC Siantar mengusulkan Jhon Manat Purba, Edy Rusman Purba dan Mariono.

Sedangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Mangapul Purba saat dikonfirmasi via selulernya mengatakan bahwa pihaknya sudah mengusulkan ke Jakarta hasil penjaringan dari Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi.

“Peraturan Partai nomor 028 akan mencari figur yang terbaik dan menetapkan mereka menjadi KSB. Bisa hanya ketua dan sekretaris, tergantung keputusan dari pusat. Kriteria untuk ketua DPC pastinya mempunyai kemampuan politik, kemampuan ideologis, mampu memimpin organisasi, memiliki sumber daya yang mumpuni sehingga dia bisa berpikir mengelola organisasi,” ucapnya.

Saat disinggung beredarnya informasi KSB yang sudah ditentukan pusat itu, Mangapul Purba menuturkan, agar jangan menafsirkan informasi yang belum pasti.

Baca juga: Samrin, Rospita dan Mariono Calon Kuat Ketua DPC PDIP Simalungun

“Kita tidak pernah mengeluarkan keputusan apapun sebelum dikeluarkan oleh DPP Partai, karena ini konsolidasi internal SK itu disebutkan partai memiliki hak prerogatif. Memang aturan yang normatif sudah dibuat tapi ketika Partai memerlukan suatu kebijakan semacam diskresi terhadap kebijakan itu, maka dia akan melakukan targetnya. Jadi jangan menafsirkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan perkataannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, besok Konfercab akan dipimpin oleh Syukur Nababan, Trimedya, Djarot dan Erigo Sotarduga, dari DPD akan hadir Japorman Saragih, Mangapul Purba, Dame Yohana Tobing, dan beberapa fungsionalis Partai.

“Harapan kita jelas, kita mau didaerah kualifikasi mulai dari pengurus yang diharapkan lebih mumpuni dan lebih baik. Sehingga dalam mengawal pemerintahan Jokowi kita lebih siap secara struktur partai bagi pemilik Jokowi secara kader dan mensukseskan nawacita sampai ke tingkat desa,” tandasnya. (Mag05)

Topik

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker