Berita

Pendukung Bonaran Situmeang Histeris

FaseBerita.ID – Massa pendukung terpidana Raja Bonaran Situmeang di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga sontak histeris setelah mendengar vonis Majelis Hakim yang menjatuhkan 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara kepada mantan Bupati Tapteng tersebut.

Menurut mereka, vonis yang dijatuhkan hakim terhadap Bonaran tidak adil. “Hakimnya tidak adil dan sudah disuap. Sama dengan jaksanya yang sudah disuap. Bonaran harus dibebaskan,” teriak pendukung Bonaran di PN Sibolga, Selasa (8/7) sore.

Bahkan salah seorang pendukung Bonaran berniat membawa Bonaran ke rumahnya. “Bonaran tidak bersalah, awas saya akan bawa anak saya itu (Bonaran) pulang ke rumah,” teriak wanita paruh baya yang menurut rekannya adalah bibi Bonaran.

Tak sampai di situ, massa pendukung Bonaran juga langsung menghampiri mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sibolga yang sudah parkir di depan gedung PN Sibolga. Para pendukung Bonaran kembali riuh melampiaskan rasa kesal mereka atas putusan Hakim. “Biarlah Tuhan yang membalaskan semua perbuatan kalian itu,” teriak massa.
Dengan pengawalan dari pihak Polres Tapteng dan juga kejaksaan, mobil tahanan Kejari Sibolga akhirnya bisa keluar dari kerumunan massa yang mencoba menghalangi.

Hakim dan Jaksa Bantah Terima Suap

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Sibolga, Syakhrul Effendi Harahap yang dikonfirmasi wartawan, Senin (8/7) sore, menegaskan, pihaknya akan melakukan kontra memori banding untuk melawan banding terdakwa yang telah memutuskan melakukan banding terhadap vonis yang dijatuhkan hakim.

“Kami sebagai JPU tidak meragukan penerapan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa. Terkait adanya upaya banding yang akan dilakukan terdakwa, itu hak terdakwa. Kami juga selaku JPU akan melakukan memori banding,” kata Syakhrul.

Dia juga menyayangkan tudingan yang dilakukan massa pendukung Bonaran yang menuduh jaksa telah menerima suap.

“Saya dengar sendiri tudingan yang disampaikan massa pendukung Bonaran yang menuduh jaksa menerima suap. Suap apa yang kami terima, kan terbukti Bonaran bersalah dan sudah divonis hakim. Jadi tudingan itu adalah penghinaan bagi kami,” ungkapnya.

Baca juga: Dua Saksi A de Charge Dihadirkan

Senada juga dikatakan ketua majelis hakim yang memimpin sidang vonis Bonaran, Martua Sagala, bahwa tuduhan massa Bonaran merupakan opini. “Itukan opini mereka. Yang jelas hakim memutus sesuai dengan fakta dalam persidangan,” katanya.

Sebelumnya Bonaran sendiri menyebutkan vonis yang dijatuhkan hakim adalah vonis yang tidak logis. Karena dalam kasusnya, orang lain yang berbuat salah, namun dirinya yang dihukum. Terkait hal itu, Bonaran dengan tegas menyatakan banding. (ts/ril)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads