Berita

Dipicu Pergerakan Musim Tahunan, Kemarau Berpotensi Hingga Agustus

TAPTENG, FaseBerita.ID – BMKG Stasiun Meteorologi Klas III Ferdinan Lumbantobing, Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat potensi musim kemarau bakal terjadi sepanjang bulan Juli hingga awal bulan Agustus 2019 nanti.

Forecaster atau Prakirawan BMKG Pinangsori, Liberto Pardosi menuturkan, potensi musim kemarau yang terjadi dipicu pergerakan musim tahunan yang tengah berlangsung di wilayah Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga.

“Untuk prakiraan bulan Juli hingga Agustus nanti masih diperkirakan kemarau, ini musim peralihan,” ujar Liberto baru-baru ini.

Musim itu diyakininya sedang berlangsung saat ini hingga bulan Agustus nanti karena telah melihat beberapa tanda-tanda.

“Kalau musim peralihan itu ciri-cirinya, angin kencang, cuaca cerah suhu tinggi gitu, jadi diawal bulan Agustus nanti mulai musim hujan. Setiap tahun bisa berubah, bisa mundur bisa maju, tergantung kondisi cuaca dan anomali suhu,” katanya.

Atas kondisi itu, Liberto mengatakan masyarakat penting memberikan perhatian dengan kondisi tersebut, mengingat musim kemarau yang sedang berlangsung rawan memicu kebakaran.

“Masyarakat tidak membakar lahan secara masif, karena beberapa minggu ke depan cuaca masih diperkirakan kering, jadi dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada,” ucapnya.

Kendati musim kemarau saat ini sedang berlangsung di wilayah Sibolga dan Tapteng, namun BMKG tetap menginginkan masyarakat tetap mewanti-wanti potensi perubahan iklim yang kerap terjadi sewaktu-waktu, terutama musim hujan dengan intensitas tinggi yang tiba-tiba terjadi dan memicu bencana banjir maupun longsor. (dh)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker