Berita

Pilkada Siantar 2024

FaseBerita.ID – Kabag Tapem Sekdako Siantar Junaedi Sitanggang, sebelumnya menyampaikan, Pemko Siantar mendapat surat balasan atas permintaan penjelasan tentang pelaksanaan Pemilukada di Siantar dari Kementrian Dalam Negeri.

Surat penjelasan yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara itu, merupakan balasan surat Walikota Pematangsiantar Nomor 000/1919//2019 tanggal 26 Maet 2019 perihal Mohon Penjelasan, terkait surat dari Komisi Pemilihan Umum kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Pematangsiantar terkait penganggaran Pemilihan Umum Tahun 2020.

Dalam surat yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs Akmal Manik itu dituliskan, terhadap pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar yang seharusnya dilaksanakan serentak pasca tanggal 9 Desamber 2015 ditunda dikarenakan terdapat gugatan oleh bakal calon perseorangan atas nama Fernando Simanjuntak dan Arsidi.

Sehingga Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar dilaksanakan pada tanggal 16 November 2016, dan berimplikasi pada penerbitan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Walikota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara dengan Nomor 132.12-2058 Tahun 2017 tanggal 2 Februari 2017.

Namun pelantikan tidak sesuai dengan jadwal semula, dikarenakan Walikota terpilih atas nama Hulman Sitorus meninggal dunia.

Pelantikan Wakil Walikota Pematangsantar terpilih kemudian dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2017, dan mengacu ketentuan Pasal 201 ayat (3) dan ayat (9) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, maka masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar akan berakhir pada tanggal 22 Februari 2022, dan pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota selanjutnya akan dilaksanakan secara serentak nasional pada tahun 2024.(esa)

Topik

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker