Berita

Penjual Martabak Bonyok Dimassa

Jambret Hanphone Buat Bayar Sewa Rumah

ASAHAN, FaseBerita.ID – Ahmad Sofyan (23) warga Dusun VI Desa Sei Sembilang, Kecamatan Sei Kapayang, Kabupaten Asahan, bonyok dihajar massa.

Pemuda ini bonyok dihakimi warga saat menjambret handphone di Jalan Pahlawan Kota Kisaran, Senin malam (10/6/2019) sekira pukul 22.30 WIB

Korban bernama M Rizky Azmi Nasution (20) warga Jalan HOS Cokroaminoto Kisaran yang berboncengan dengan rekannya Fery mengatakan, kejadian itu berawal saat ia dan rekannya melintas di Jalan Pahlawan atau persisnya di depan Kantor Pos Kisaran. Pada saat bersamaan terduga pejambret yang mengendarai sepedamotor Yamaha Vixion BK 2444 VBD menyambar handphone milik korban.

“Saat direbut handphone Oppo F 11 milik saya, saya langsung teriak jambret. Kami kejar dia. Namun, saat pengejaran itu, pelaku nabrak becak dan jatuh,” jelasnya.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kapolsek Kota Kisaran Iptu Eddy Siswoyo membenarkan kejadian itu. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengamankan tersangka ke Polsek Kota Kisaran.

“Tersangka sudah diamankan di Polsek Kota Kisaran, dan akan dibawa ke Mapolres Asahan,” jelas Faisal.
Saat diwawancarai di ruang sel tahanan Polres Asahan, pelaku mengaku bahwa tindak kejahatan yang dilakukan itu baru pertama kalinya dan ia melakukan karena terdesak.

“Sebenarnya gak ada aku berniat untuk menjambret pak, aku lakukan itu terpaksa karena terdesak, kebetulan nampakku ada Hp yang bisa kurampas, makanya ku rampas lah hape itu,” jelasnya.

Ahmad Sofyan juga mengaku bahwa kegiatan sehari-harinya sebagai penjual martabak di Kota Tanjungbalai. Ia sempat berniat meminjam uang kepada kerabatnya untuk membayar sewa rumah.

“Aku sempat pergi ke Sentang mau jumpai saudaraku untuk meminjam uang, tapi saudaraku itu gak ada di rumah. Terus aku pergi minum bandrek di depan stasiun kereta api di Jalan Cokroaminoto Kisaran dan berencana pulang lewat Air Joman. Sampai di lokasi aku nampak Hp itu dan langsung beraksi,” jelasnya lagi.

“Setelah itu aku langsung melarikan diri menggunakan sepedamotorku, tapi dihalang sama becak dan kutabrak, terus aku jatuh. Setelah itu aku lari ke arena pasar malam. Disitu lah aku tertangkap dan dihajar massa,” sambungnya. (Bay) 

Topik

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker