Berita

Guru Terbanyak Gagal Passing Grade PPPK, Penyuluh Nyaris 100 Persen Lulus

FaseBerita.ID – Puluhan guru honorer kategori dua gagal melewati batas nilai, passing grade, dalam ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)di Kabupaten Simalungun.

Dari 159 yang mendaftar, 73 diantaranya gagal. Hanya 86 yang lulus. Sementara 138 penyuluh pertanian yang mengikuti ujian, 133 diantaranya dinyatakan lulus.

Sementara di Siantar, dari 59 guru yang mengikuti ujian, hanya 33 yang dinyatakan lulus. Sementara 18 tenaga penyuluh pertanian dinyatakan lulus keseluruhan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Simalungun Jamesrin Saragih dan Kadis Infokom Kabupaten Simalungun Edwin Simanjuntak mengatakan, hasil ujian PPPK telah diterima Pemkab Simalungun melalui BKPP Simalungun.

“Saat ini sedang proses untuk pengumuman. Mungkin besok diumumkan,” kata Edwin Simanjuntak.

Sementara Kepala BKD Kota Siantar melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Pengadaan, Farhan mengakui baru mendapatkan informasi kelulusan tersebut, Jumat (1/3).

“Namun nama-nama yang lolos belum didapatkan. Sejauh ini yang ada adalah surat Menpan mengumumkan berapa jumlah yang lolos memenuhi passing grade. Itu saja. Nanti yang dapat kita umum masih posisi seperti itu. Untuk nama-nama belum bisa kita umumkan” ucapnya.

Bagi yang lolos, kata Farhan, harus melengkapi berkas lanjutan baru kemudian dikeluarkan SK perjanjian kerja.

“Ada 33 orang lolos untuk guru dan sebanyal 18 orang untuk penyuluh pertanian. Total keseluruhan sebanyak 51 orang. Sementara yang tidak lolos mendapatkan hasil ujian ambang batas atau passing grade sebanyak 26 orang,” katanya.

Setelah dinyatakan tidak memenuhi nilai untuk diangkat P3K, maka status mereka sebagai honor belum dapat dipastikan apakah masih ada atau akan diberhentikan. “Namun petunjuk yang kami terima secara lisan, bagi yang tidak lulus maka status honorernya masih ada ,” ucapnya.

Bagi yang tidak lolos, kata Farhan, mereka masih bisa mengikuti seleksi pada tahap umum penerimaan pendaftaran PPPK yang direncanakan akan dilaksanakan Mei 2019 ini.

Nilai ambang batas untuk peserta seleksi PPPK sesuai dengan Permenpan Nomor 4 tahun 2019, total minimal total skor 65. Nilai untuk untuk kompetensi teknis minimal skor 42 dan untuk wawancara skor minimal 15.

Soal Terlalu Sulit

Mantan Ketua Forum Guru Honor, Lundu Tamba, mengakui soal ujian PPPK termasuk sulit. Dirinya beruntung berhasil menjawab soal melewati nilai total passing grade 65.

“Memang soalnya termasuk sulit. Banyak kawan-kawan yang tidak beruntung. Mungkin karena kurang persiapan menghadapi ujian,” kata Lundu Tamba.

Menurut Lundu, tingkat kesulitan soal dibedakan dengan Penyuluh Pertanian yang lulus 100 persen. Karena persyaratan Guru harus sarjana, sementara untuk penyuluh, minimal SMA sederajat. (pam/esa)

Tags

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads