Berita

Kemenag Rekrut Petugas Haji Tahun 2019

MADINA, FaseBerita.ID – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dr H Dur Brutu, MA mengatakan, rekrutmen petugas haji digelar secara berjenjang, dilakukan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota hingga ke pusat.

Dikatakan H Dur Brutu, rekrutmen petugas haji yang digelar hari ini adalah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dan petugas yang menyertai jemaah (kloter) yaitu Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

Proses seleksi yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (25/2) di tingkat Kantor Kemenag Kab/Kota yaitu tes tertulis. Namun sebelumnya, panitia melakukan seleksi yang diketuai oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Mandailing Natal.

“Hasil seleksi petugas haji hari ini, akan dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, untuk ditetapkan sebagai peserta pelaksanaan seleksi petugas haji tingkat provinsi nantinya,” kata Dur Brutu.

Pelaksanaan seleksi di tingkat provinsi dilaksanakan secara online dengan metode Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara, ujarnya.

Dur Brutu juga mengingatkan para peserta seleksi untuk serius mengikuti ujian.”Apapun hasilnya harus kita terima dengan baik, dan sebagai umat beragama apa yang kita lakoni dan jalani ini sudah tertulis dan tersurat, serta telah ditetapkan oleh Allah SWT, kita hanya dituntut berusaha maksimal, ketentuan dan hasilnya ditetapkan oleh Allah SWT,”ujar Dur Brutu.

Ketua Panitia Seleksi P3K, Kasi PHU H Ikhwan Siddiqi, SAg, MA selaku Ketua Panitia menyampaikan, pelaksanaan seleksi berdasarkan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh 17 Tahun 2019 Pedoman Rekrutmen Petugas Haji Indonesia dan Surat Kepala Kanwil kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara tentang Pelaksanaan ERekrutmen Petugas Haji.

Peserta yang mengikuti seleksi ini sebanyak 12 orang yang terdiri dari, TPHI : 5 orang, TPIHI Kemenag : 3 orang, TPIHI Pesantren Musthafawiyah Purba Baru : 2 orang, dan PPIH Arab Saudi : 1 orang, ujarnya.

“Proses seleksi kami lakukan sebaik mungkin untuk mendapatkan petugas terbaik, agar penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik, karena sangat dibutuhkan para petugas terbaik yang cakap dan mampu memberikan pelayanan pembinaan, perlindungan kepada para jamaah haji dengan sepenuh hati dan ikhlas,” tandas Ikhwan Siddiqi. (mag-6/han)

Topik

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker