Berita

Gagal Bertemu Trimedya, Puluhan Honorer K2 Kecewa

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Puluhan guru honorer K2 di Humbang Hasundutan (Humbahas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Honor Humbang Hasundutan kecewa karena tidak berhasil menemui anggota DPR RI Trimedia Panjaitan di rumah dinas bupati Humbahas, Senin (25/2).

Tujuan mereka ingin menyampaikan keluhan dan kekecewaan kepada politisi PDIP itu digagalkan oleh sejumlah Satpol PP serta ajudan bupati.

Mereka ingin Trimedya mengetahui bahwa kegagalan mereka mengikuti ujian Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K)  adalah kurangnya informasi dan keterbukaan dari pihak BKD setempat. Selain itu, sulitnya mengakses portal BKN juga menjadi salah satu faktor. Karenanya, mereka sangat berharap dapat bertemu dengan anggota komisi 3 itu untuk menyampaikan keluhan mereka kepada Menpan RB serta memohon agar waktu pendaftaran dapat diperpanjang (dibuka kembali).

“Kalaupun tidak diizinkan masuk, kami akan tunggu bapak itu di sini (di luar, red). Kami juga tau, pak Trimedya komisinya tidak membidangi ini, tapi sebagai wakil rakyat tentunya kami tidak salah menyampaikan aspirasi kami kepada beliau. Karena posisi bapak itu ada di pusat,” ujar salahsatu honorer yang enggan menyebutkan namanya.

Mereka kemudian, ditemui oleh Kepala BKD Domu Lumban Gaol beserta asisten 3 Janter Sinaga serta mengajak para honorer berdiskusi di ruang rapat mini.

Dalam penjelasannya, Domu menyebutkan pihaknya telah mendatangi Kemenpan RB untuk mempertanyakan hal tadi. Dijelaskan, Kemenpan RB akan membuka kembali pendaftaran tahap kedua untuk tenaga honorer K2 setelah 17 April 2019. Untuk itu diminta kepada honorer agar bersabar sembari mempersiapkan berkas yang dibutuhkan nantinya. “Tapi dengan syarat, harus S1 linier dan terus mengajar, dibuktikan dengan surat pernyataan dari kepala sekolah,” tukasnya.

Domu juga mengatakan, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor telah menandatangani surat tanggungjawab mutlak bersedia menerima P3K yang menandakan Pemkab Humbahas sangat ingin menerima P3K.

“Tandanya respon pak bupati, beliau sudah menandatangani surat tanggungjawab mutlak bahwa bersedia menerima P3K,” pungkasnya. (sht)

Topik

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker