Berita

Lagi… IRT Tewas Ditangan Begal

ASAHAN, FaseBerita.ID – Ida (50), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) meninggal dunia setelah menjadi korban begal di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di kawasan Sekip, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sabtu (23/2) sekitar pukul 17.10 WIB.

Meski sempat mendapat perawatan di RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, namun warga Jalan Diponegoro Kisaran, Asahan ini tidak dapat diselamatkan karena mengalami luka yang sangat parah terutama di bagian kepala.

Informasi dihimpun, selain Ida, Fauzi Aswin (33) juga merupakan korban begal. Keduanya korban penjambretan yang dilakukan pelaku begal. Dalam peristiwa tersebut, Fauzi mengalami luka-luka dan patah tulang rusuk sehingga tanganya harus digendong. Fauzi sendiri adalah anak Ida.

Kepada wartawan Fauzi menceritakan, peristiwa itu terjadi ketia ia dan ibunya dalam perjalanan dari Batu Bara menuju Kisaran. Tanpa mereka sadari, Fauzi dan Ida ternyata diikuti oleh pengendara sepedamotor jenis Vixion yang dikemudikan seorang pria.

“Kami dari Batu Bara arah mau pulang ke Kisaran bang, tapi di jalan kami enggak sadar kalau kami diikuti sama jambret yang naik kereta vixion itu,” jelas Fauzi sambil meneteskan air mata kepada beberapa awak media.

Fauzi dan ibunya sempat terkejut karena ketika mereka tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepedamotor Vixion itu memepet sepedamotor mereka. Kemudian pria yang mengendarai sepedamotor Vixion itu langsung menyambar tas yang disandang ibunya.

“Awalnya kami sempat terkejut bang, karena orang yang menjambret kami itu sempat memepet kereta kami dan langsung menyambar tas yang disandang sama mamakku. Terus mamakku spontan mempertahankan tasnya dengan cara saling tarik menarik. Tapi mamaku kalah tenaga, terus jambret itu langsung lari bawa tas mamakku,” isa Fauzi di Rumah Sakit.

Setelah aksi tarik menarik itu usai, hal yang sangat naas terjadi. Sepedamotor yang dikendarai Fauzi dan Ida terjatuh hingga keduanya terseret di aspal. Dari kejadian itu mengakibatkan Fauzi luka dan patah tulang rusuk. Sementara itu Ida mengalami luka di bagian kepala sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Fauzi juga membeberkan bahwa pelaku melarikan diri ke arah Kisaran dengan kecepatan tinggi.

“Setelah dia dapat tas mamakku, pelaku langsung ngebut melarikan diri ke arah Kisaran,” sebutnya.

Selanjutnya, dari kejadian ini, Polres Asahan langsung menangani kasus tersebut dan kini masih dalam proses penyidikan. (Bay/des)

Tags

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close Ads