Berita

2 Polisi Gadungan Peras Pengusaha di Batu Bara Ditangkap

ASAHAN, FaseBerita.ID – Petualangan dua tersangka pemerasan antar kabupaten di Provinsi Sumatera Utara akhirnya kandas di tangan aparat kepolisian. Kedua pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Indrapura, Polres Batubara, Rabu (18/19/2019) kemarin karena melakukan pemerasan terhadap pengusaha di Kecamatan Sei Suka dan Air Putih.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH saat press release yang berlangsung di Mapolres Batubara, Jumat (20/9/2019) memaparkan kedua pelaku.

“Penampilannya meyakinkan, peralatan dibawa mendukung dan bicaranya pun melebihi penyidik. Tapi kedua tersangka adalah polisi gadungan,” kata Kapolres.

Dijelaskannya, kedua tersangka adalah Drs NM (52), warga Jalan Balai Desa, Gang Antara, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas dan SO (46), warga Dusun Mesjid, Desa Aras, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam aksinya kedua tersangka mengaku aparat Poldasu berpangkat Ipda (Perwira Gadungan) Kira-kira setingkat Kanit. Mereka membawa senjata api non organik jenis air soft gun.

“Tersangka merupakan ‘pemain’ antar kabupaten. Keduanya sudah melanglang buana di beberapa kabupaten kota, cuma apesnya di Kabupten Batubara”, ujar Kapolres seraya mengatakan tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara.

Tersangka diringkus ketika sedang melakukan pemerasan terhadap Dedy Priono (37) warga Dusun I Tamsis, Desa Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka terkait izin usaha korban. Sebelumnya telah berhasil memeras pengusaha roti klatak Samsiah (50) warga Dusun III, Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih dengan meraup uang korban Rp 1 juta.

Atas perbuatannya kini kedua tersangka berikut barang bukti berupa 1 pucuk senjata api non organik jenis air soft gun, 5 butir selongsong kosong dan beberapa lembar kartu pers terpaksa menginap di balik terali besi Polres Batu Bara.

Selain itu juga disita 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1469 MP tanpa STNK, uang Rp 1juta, 2 unit HT (Handy Talki), 1 unit hp, 2 keping KTP atas nama Drs NM dan SO serta Plat polisi BK 1735 DK.

Kepada wartawan, tersangka SO yang mengaku mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Nias Selatan itu tidak menampik aksi yang dilakukannya. “Cemanalah, silap aku,” sebutnya datar.

Menjawab wartawan, Kapolres mengatakan korban pemerasannya dari berbagai daerah akan datang ke Batu Bara untuk melihat secara dekat perwira polisi gadungan yang telah memeras mereka. (int)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button