Berita

2 Hari Kabur dari Lapas, Ebenezer Gultom Diserahkan Keluarga

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Nekad kabur dari Lapas Kelas II A Pematangsiantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Ebenezer Gultom (32) warga Jalan Hau Hole, Kelurahan Parsaoran, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa menyerahkan diri, Sabtu (24/8/2019) sekira jam 21.00 WIB.

Ebenezer Gultom diantarkan oleh keluarganya dengan terlebih dahulu menghubungi pihak Lapas Siantar untuk menjemputnya dari rumahnya.

Humas Lapas Siantar, Hiras Silalahi saat di konfirmasi via selulernya, Minggu (25/8/2019) sekira jam 15.30 WIB mengatakan, ada dua narapidana kabur dari Lapas, Kamis kemarin. “Keduanya sudah diamankan. Ebenezer Gultom tadi malam sekira pukul 21.00 WIB, keluarga menghubungi petugas dan dijemput dan keluarganya ikut mengantar ke Lapas,” ujarnya.

Sementara Surya Darma Sitorus (34) warga Jalan Tangki, Lorong 20, Gang Pancur, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, selang 9 Jam kabur berhasil ditangkap oleh Petugas Jatanras Polres Simalungun dari genteng rumah keluarga Ebenezer Gultom di Ajibata, Jumat subuh (23/8/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

“Kepada kedua narapidana tersebut ada sanksi diberikan yakni remisi maupun pembebasan bersyarat (PB) diusul untuk dibatalkan,” ucap Hiras Silalahi.

Saat ditanyai lebih lanjut, Hiras Silalahi menerangkan, kedua narapidana itu nekad kabur dari Lapas karena ada seseorang yang belum diketahui identitasnya menjanjikan kepada keduanya sebuah pekerjaan di Pekan Baru.

“Menurut keterangan mereka, ada menjanjikan pekerjaan kepada mereka sebuah pekerjaan di Pekan Baru, soal apa pekerjaannya, kami belum sampai tanya kesana,” tuturnya.

Baca juga: Sempat Sembunyi di Atap, 1 Napi Kabur dari Lapas Siantar Dibekuk

Terkait informasi yang beredar, kaburnya kedua napi itu lantaran Kalapas Siantar Porman Siregar diduga akan mengutip uang Rp1 Juta untuk pengurusan PB.

Kedua napi pun tidak terima dan membuat cara melarikan diri agar keburukan pekerjaan Kalapas ini terbongkar.

Namun saat ditanyai, Hiras Silalahi menjelaskan bahwa PB maupun CB sudah melalui online,”Masalah urusan PB dan CB semua online tak ada kutipan,” jelasnya.

Sebelumnya, Surya Darma Sitorus dan Ebenezer Gultom narapidana kasus pencurian itu berhasil kabur dari Lapas Siantar yang dipimpin oleh Kalapas Porman Siregar, Kamis sore lalu.

Kedua narapidana bekerja sebagai tahanan pendamping (tamping) di luar Lapas sebagai petugas kebersihan taman sudah 1 bulan lebih Lapas Kelas 2A Pematangsiantar di Jalan Asahan itu.

Diketahui bahwa kedua napi bekerja mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB. Namun kedua napi tidak kelihatan lagi di luar lapas pada saat serah terima tugas tamping dengan tugas jaga baru.

Padahal jadwalnya, Ebenezer akan bebas pada tanggal 22 September 2019 setelah menjalani masa sisa hukumannya. Sementara Surya Darma Sitorus akan habis masa hukumannya tanggal 6 Februari 2020 dan dalam proses pembebasan bersyarat (PB). (Mag05)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close