Berita

163 Rumah Tapsel Terendam Banjir, Warga Ngungsi

FaseBerita.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapsel, sejak Selasa (27/1) siang hingga Rabu (28/1) pagi, mengakibatkan bajir di beberapa Dusun di Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur.

Berdasarkan keterangan Camat Angkola Sangkunur M Tohir Pasaribu bersama Kepala Desa Simataniari Habibullah Harahap, pada Metro Tabagsel menjelaskan, hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Selasa (27/1) sore hingga tengah malam, mengakibatkan Sungai Batangtoru dan Aek Sangkunur meluap.

Luapan air merendam sedikitnya 163 rumah di dua dusun. Sekitar pukul 3.00 dini hari, air telah mulai menggenangi rumah warga di Dusun Muara Pardomuan dan Setia Baru.

“Di Muara Pardomuan ada 96 rumah dan Setia Baru ada 67 KK sehingga berjumlah 163 rumah yang terendam,” jelasnya, seraya menyebut saat ini pihaknya masih terus memantau sekaligus mengupayakan tindakan untuk langkah penanganan sosial pada warga.

“Saat ini bersama Kodim 0212. Polres Tapsel, Camat dan juga Polsek meninjau lokasi,” terangnya.

Disampaikan, ketinggian air mencapai 50 hingga 100 cm. Dan yang terparah berada di Muara Pardomuan. “Warga sebagian besar mengungsi dan sebagian memang masih tetap bertahan,” terangnya.

Disampaikan, selain merendam ratusan rumah, banjir juga menggenangi sekitar 30 areal pertanian warga di wilayah itu. “Sekitar 30 Ha lahan pertanian juga terendam,” ucapnya seraya merincikan, kondisi areal sawah yang terendam dalam kondisi baru selesai musim tanam.

Sementara Camat Angkola Sangkunur M Tohir Pasaribu menyebut, banjir memang kerab melanda wilayah itu terutama pada saat hujan deras. Hal itu diakibatkan oleh aliran Sungai Batangtoru dan Aek Sangkunur meluap.

“Kami masih berkeliling, memantau lokasi yang berpotensi banjir, seperti Rianiate dan Bandar Tarutung,” ucap Camat.

Kepala Pelaksana BPBD Tap Ilham Suhardi mengatakan, tim dari BPBD Tapsel telah turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang dilanda banjir. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button