Berita

15 KPPS di Labuhanbatu Sakit: 1 Meninggal, Stroke dan Muntah Darah

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – KPU Kabupaten Labuhanbatu mencatat ada 15 orang penyelenggara pemilu serentak jatuh sakit setelah tahapan perhitungan suara dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Lebih kurang 15 orang yang sakit. Satu orang meninggal dunia, satunya lagi sempat muntah darah, 1 terkena stroke dan 4 orang diinfus di rumah karena kelelahan. Beberapa orang rawat jalan, ada juga dalam kondisi lemah dan tidak aktif lagi di PPK karena izin mengundurkan diri,” kata Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi, Minggu (28/4) di Rantauprapat.

Ia menyampaikan keprihatinan dengan peristiwa yang menimpa anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), karena musibah ini diluar dugaan. Pihaknya juga tetap memberikan perhatian dan merasa perstiwa ini merupakan wabah secara Nasional pasca pemilihan umum atau Pemilu.

Wahyudi mencatat, ada satu orang anggota KPPS yang sakit parah yakni bernama Manggiring Siregar mengalami pendarahan hingga muntah darah dan Dakkul Rambe mengalami stroke.

Dalam peristiwa itu, Manggiring Siregar warga Afdeling 2 Perkebunan, Dusun 10 Kecamatan Panai Hulu melakukan rekapitulasi suara hingga pagi pukul 05.30 WIB, Kamis 18 April 2019 di TPS 11 Dusun 10 Perkebunan Ajamu. Sesampainya di rumah mengalami muntah hebat hingga mengeluarkan darah.

Pihak keluarga merujuknya ke RSUD PTPN4 di Kota Tebing Tinggi. Selanjutnya pria kelahiran tahun 1968 ini masih menjalani perawatan inap oleh tim medis hingga sekarang.

iklan usi

1 2 3 4Laman berikutnya


Back to top button