Berita

11 Rumah Habis Terbakar di Pasar Terandam

FaseBerita.ID – Sebanyak sebelas rumah di kawasan pemukiman Dusun Kualo, Pasar Terandam, Kecamatan Barus, Tapteng, terbakar. Peristiwa terjadi di saat warga sedang beristirahat sekira pukul 03.00 WIB pada Senin (25/3).

Informasi dihimpun, kejadian berawal sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu warga dikagetkan dengan banyaknya asap dan bau gosong yang menyengat. Beberapa warga kemudian keluar rumah dan melihat sudah ada kobaran api besar dari kediaman tetangganya.

Sejak itu, warga langsung berteriak minta tolong dan membangunkan tetangga yang masih berada di rumah. Setelah memastikan semua penghuni rumah dan barang berharga keluar, warga selanjutnya berusaha memadamkan api yang kian membesar.

Namun, kencangnya angin yang terjadi membuat api dengan cepat merembet ke rumah lainnya.

Sekretaris Desa Pasar Terandam M Taher Siregar kepada koran ini mengungkapkan, akibat kejadian, sedikitnya 11 rumah terbakar. Namun rumah yang hangus ada tujuh unit, sedangkan sisanya hanya terbakar bagian dapur saja. “Diduga api berasal dari rumah salah seorang warga bernama Khairan yang dikontrak oleh Idwar Nasution. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong,” jelasnya.

Dia melanjutkan, tak lama berselang petugas pemadam kebakaran unit Barus tiba di lokasi kejadian dibantu oleh warga sekitar. Warga lainnya juga berusaha mengeluarkan sejumlah barang mereka dari dalam rumah. Api dapat dipadamkan sekira pukul 06.00 WIB atas kerjasama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat .

Mantan Kades Pasar Terandam Ahmad Rivai Sibarani pasca kejadian langsung mengunjungi korban musibah kebakaran dan memberi santunan kepada warga yg kena musibah. Ia mengaku sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga desa Pasar Terandam.

Saat ini para korban sudah berada di posko yang didirikan warga. ”Kita juga berusaha membantu, semoga korban cepat pulih dari trauma ini kita prihatin atas musibah ini,” kata Rivai.

Sementara Kabid Pemadam Kebakaran Tapteng Lukman Situmeang mengatakan, kebakaran yang menimpa warga Desa Pasar Tarandam itu terjadi diduga akibat terjadinya korsleting listrik. “Penyebab terjadinya kebakaran akibat arus pendek dari rumah salah satu rumah korban,” ujar Lukman.

Dijelaskan, setelah menerima laporan atas kejadian tersebut sekira pukul 03.00 WIB, pihaknya langsung bergegas dengan mengerahkan 19 personil dan dua unit damkar. “Sampai ke lokasi pukul 03.35 WIB, selesai pemadaman pukul 06.30 WIB,” katanya.

Dalam musibah yang terjadi itu, lanjut Lukman tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan sekira Rp1,5 miliar. “Korban jiwa nihil, kerugian ditaksir Rp1,5 miliar,” ucapnya.

Ia menuturkan, setelah musibah yang menimpa warga itu, pihaknya pun telah melakukan pendataan korban. “Pemilik rumah atas nama, Khairan idwar Nasution (40), Mansyah Purba (43), Nurdiah Limbong (60), Tiur Pandiangan (40), Sartini Tanjung (43), Allan Tanjung (52), Alm Darwis (ditempati Sannir,red) (55), Syahril Telambanua (48), Khairuddin Aceh (50), Rabaini Simanjuntak (65) dan terakhir Nurjannah Tobing (30),” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, usai melakukan pemadaman, pihaknya bersama perangkat desa dan warga turut membersihkan puing-puing kebakaran 11 rumah tersebut. (gp/dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button