Berita

11 Pelaku Pencurian Logistik Pilkades Kosik Putih Paluta: Terancam 7 Tahun Penjara

PALUTA, FaseBerita.ID – Sebelas pelaku pencurian logistik surat suara pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kosik Putih, Kecamatan Simangambat terancam tujuh tahun penjara.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib didampingi Wakapolres Kompol Jumanto dan Kasat Reskrim AKP Alexander saat menggelar konfrensi perss memaparkan kronologis kejadian terkait tindak pidana pencurian logistik Pilkades Kosik Putih, Kecamatan Simangambat yang terjadi pada Selasa (12/11) sekira pukul 22.30 WIB.

Dalam kronologis kejadian dikatakan bahwa para pelaku sudah merencanakan pencurian logistik surat suara dengan tujuan untuk menggagalkan proses Pilkades di desa itu.

Awalnya, Selasa (12/11/2019) malam para pelaku yang tergabung dalam kelompok massa melakukan unjuk rasa ke kantor kepala desa yang juga dijadikan sebagai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) Pilkades dengan jumlah massa sekitar 200 orang.

Saat aksi berlangsung, beberapa pelaku masuk ke dalam kantor kepala desa dan mendobrak ruangan tempat penyimpanan kotak suara dan selanjutnya mengambil surat suara dari dalam kotak suara lalu membuangnya ke rawa-rawa yang berada di belakang kantor kepala desa.

“Dari fakta-fakta yang ada, para pelaku menyusun rencana untuk melakukan pencurian surat suara untuk menggagalkan Pilkades di desa itu. Setelah surat suara di curi, pelaku lalu membuangnya ke rawa-rawa belakang kantor kepala desa,” kata Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim AKP Alexander.

Dalam kasus ini, petugas berhasil mengamankan pelaku sebanyak 11 orang tersangka. Empat tersangka antara lain UN alias ANS, RTT alias Rom, EB alias Bud, dan juga Halawa (DPO) yang dalam aksinya masing-masing berperan sebagai pelaku pencurian surat suara.

Sedangkan tujuh pelaku lainnya yakni Sum, Sut, Pri, Lam, Asli alias Gal, Dod, Jum dan Sup alias Gem yang berperan sebagai pelaku yang membantu proses pencurian kotak suara tersebut.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 170 ayat (1) Jo 363 ayat (1) ke 2, 3, 4, Jo pasal 160 Jo pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara. (ais/osi)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close