Berita

10 Hektare Lahan Gambut di Asahan Terbakar

FaseBerita.ID – Diperkirakan 10 hektare lahan gambut milik warga yang berlokasi di Dusun XIII Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan terbakar, Senin (2/3) sore.

Api dapat dipadamkan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada malam harinya bersama petugas Pemadam Kebakaran Asahan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lahan tersebut milik warga bernama Hj Lomlom. Sementara sebagian lahan lain yang terbakar berlokasi di blok O areal Divisi 8 perkebunan PT Inti Palm Sumatera (IPS).

Plt Kepala BPBD Asahan Khaidir Sinaga saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/3) membenarkan hal tersebut. Saat ini api sudah berhasil secara utuh dipadamkan, namun pihaknya tetap melakukan penyemprotan ke area yang terbakar tersebut.

“Sesuai info yang didapat dari Babinsa dan Kapolsek Sei Kepayang menyebutkan telah terjadi kebakaran lahan yang luasnya dampak terbakarnya kurang lebih mencapai 10 hektar,” ujarnya.

Hingga pagi ini, kata dia petugas masih mengamati potensi titik api yang bisa muncul kembali dengan berjaga jaga diseputar lokasi dan menjalin komunikasi dengan warga sekitar. “Apalagi sebagian besar lahan yang terbakar merupakan lahan gambut,” ujarnya.

Meski demikian pihaknya tak ingin menduga duga tentang penyebab kebakaran lahan yang pada umumnya karena ulah warga untuk membuka area pertanian baru dan telah dilakukan himbauan.

“Kami mengimbau kepada warga dan perusahaan untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Kalau penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan Rahmad Hidayat Siregar mengatakan pemetintah kabupaten tetap mengedukasi masyarakat dan memberikan imbauan untuk tidak melakukan aktivitas yang berujung pada pengrusakan lingkungan dan merugikan banyak pihak misalnya dengan sengaja membakar lahan untuk area pertanian apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau.

“Semoga ini menjadi perhatian bagi kita bersama dan himbauan ke masyarakat agar menjaga lingkungan dan tidak merusaknya dengan cara pembakaran,” ujarnya. (per/rah)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close