Berita

1 Warga Tewas Setelah Ditangkap Polisi, Jalinsum Gunting Saga Diblokir

LABURA, FaseBerita.ID –Antrean panjang terjadi di jalisum Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (26/9). Penyebabnya, warga marah dan tidak terima karena salah satu warga mereka tewas setelah ditangkap pihak kepolisian. RM, diduga merupakan pelaku pemungutan liar di jalanan, meninggal setelah diamankan.

Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah SE terpaksa turun menemui masyarakat Kelurahan Gunting Saga, menghimbau agar warga tetap tenang dan menjaga kekondusifan. Jangan anarkis agar pengguna jalan dapat menggunakan kembali jalan Gunting Saga.

Warga yang melakukan blokade jalinsum Gunting Saga dengan membakar ban bekas di badan Jalinsum meminta pihak polisi segera menjelaskan penyebab kematian RM.
Blokade jalan ini mengakibatkan antrean panjang hingga sekitar tujuh kilometer.

“Pihak keluarga memprotes atas kematian salah satu warga yang diduga melakukan pungli. RM itu pergi ke Siborong-borong sebelum ditangkap. Pihak keluarga telah memberi tahu bahwa yang bersangkutan ke sana. Tapi mengapa pulang telah jadi mayat,” kata beberapa warga.

“Keluarga tidak terima atas meninggalnya RM, karena waktu tertangkap keluarga mengetahui RM dalam keadaan sehat namun satu hari kemudian RM dikabarkan telah meninggal dan pulang sudah mayat. Jadi keluarga minta agar RM diotopsi,”kata warga.

Informasi yang dihimpun, keluarga termasuk orang tua RM mengaku tidak terima dengan apa yang dilakukan pihak kepolisian, karena orangtua sempat melihat anaknya melalui video call dan kondisinya sehat saat ditangkap polisi.
Bahkan keluarga menolak kedatangan jenazah RM yang diserahkan ke keluarga, sampai ada pertanggung jawaban dari pihak kepolisian. Keluarga meminta agar jenazah diotopsi terlebih dahulu.

Mayat RM ditolak dan sebelum dilakukan otopsi.

Bupati Labura yang akrab dipanggil Haji Buyung itu memenuhi tuntutan warga namun meminta agar warga segera membuka pemblokiran jalan karena sangat mengganggu kepentingan umum.
Setelah Bupati berjanji dan menjamin akan memenuhi tuntutan warga sesuai hukum yang berlaku, dan melakukan otopsi akhirnya pemblokiran jalan pun dibuka dan jenajah RM di bawa ke Siantar untuk diotopsi.

Sebelumnya, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni kurniawan melalui Kapolsek kualuh hulu AKP Sahrial Sirait menyebutkan, salah seorang anggota Polsek Kualuh Hulu tertembak di bagian perut saat pergumulan terjadi dan berebut senjata ketika mengamankan terduga pelaku pungli RM.

Saat itu, petugas hendak menangkapnya di Jalan Lintas Sumatera. Akibat kejadian itu, petugas mengalami luka serius di perut dan harus dirawat di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi Rabu (23/9) sekitar pukul 23.00 WIB jalinsum Perkebunan Membang Muda Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura.

Informasinya petugas kepolisian tersebut melakukan patroli bersama seorang rekannya. Dalam patroli tersebut, terdapat informasi dua orang pelaku melakukan pungli ke pengguna jalan kepada kendaraan yang melintas di Jalinsum tersebut.

Usai tertembak, anggota Polsek Kualuh Hulu langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Medan, untuk menjalani perawatan medis dan pengangkatan proyektil. Saat ini kondisinya dinyatakan telah stabil.

Sementara terkait tewasnya RM yang diduga akibat tembakan anggota polisi tersebut, Deni Kurniawan belum bersedia memberikan keterangan resmi, karena masih dalam proses penyelidikan.(st/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button