Berita

1 Lagi Pembunuh Wartawan Ditangkap di Humbahas

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Petugas Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama jajaran Polsek Parlilitan meringkus salah satu tersangka pembunuh oknum wartawan dan LSM yang terjadi di perkebunan sawit KSU Amelya, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, baru-baru ini.

Tersangka ketiga ini berinisial DS (40). Ia diciduk dari rumah abang kandungnya, Selasa (5/11/2019) di Dusun Janji, Desa Sionom Hudon Selatan, Kecamatan Parlilitan, Humbahas.

Kasubag Humas Polres Humbahas Aiptu S Purba mengatakan, operasi penangkapan yang dilakukan oleh petugas Jatanras Polda Sumut dipimpin oleh Ipda Gunawan Sinurat dibantu Kapolsek Parlilitan AKP Bintang P Simanungkalit serta personilnya, dari rumah abang kandungnya (BS) di Dusun Janji, Desa Sionom Hudon Selatan, Kecamatan Parlilitan, sekira pukul 19.30 WIB.

Sementara Kapolsek Parlilitan AKP Bintang P Simanungkalit saat dimintai keterangan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berlangsung singkat. Meski sempat mengelak dan berusaha melarikan diri, berkat gerak cepat aparat, tersangka berhasil diamankan.

Dikisahkannya, AKP Bintang bersama anggotanya masuk ke rumah abang tersangka layaknya kunjungan bertamu. Kemudian Bintang melihat tersangka yang ciri-cirinya sudah dikantongi, berada di rumah tersebut dan melakukan proses penangkapan.

Baca sebelunnya: 2 dari 6 Pelaku Pembunuhan Oknum Wartawan dan LSM Ditangkap

“Awalnya, saya bersama Sinuhaji (anggota polisi, red) masuk kedalam rumah abang tersangka. Rekan-rekan dari Polda berjaga di luar. Saat ditanya terkait identitas tersangka yang memang sudah kita kantongi berusaha mengelak. Bahkan berusaha kabur. Setelah menunjukkan fotonya, baru dia tak bisa mengelak lagi dan langsung kita tangkap,” ujar Bintang.

DS kemudian digelandang ke Mapolsek Parlilitan dan selanjutnya oleh tim Jatanras dibawa ke Mapolda Sumut untuk proses lebih lanjut. “Pukul 20:10 WIB, pelaku diboyong pihak Jatanras Poldasu untuk diproses,” katanya.

2 Rekannya Sudah Ditangkap

Sebelumnya dua dari enam tersangka kasus pembunuhan oknum wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terjadi di Perkebunan Sawit KSU Amelia Dusun VI Sei Siali, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (30/10/2019) kemarin, ditangkap polisi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat kepada wartawan mengatakan, kedua tersangka berinisial VS alias Pak Revi (49) dan SH alias Pak Tati (50) warga Dusun VI Sei Siali Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, ditangkap, Selasa (5/11/2019) sekira pukul 01.00 WIB dari rumah mereka masing-masing.

“VS dan SH berperan menarik dan memasukkan mayat korban ke parit bekoan, serta memukul kedua korban dengan menggunakan kayu bulat sepanjang 1 meter,” ujar Agus, Selasa (5/11/2019) melalui seluler.

Dari kedua tersangka, kata Agus, pihak kepolisian mengamankan satu unit sepeda motor Honda Revo 110 BK 5185 VAB warna hitam sebagai barang bukti.

“Adapun motif dalam kasus pembunuhan ini, karena dendam terkait lahan kebun sawit,” tambahnya.

Kapolres juga menjelaskan, dari pengembangan kasus tindak pidana tersebut, pihaknya telah mengantongi 4 tersangka lainnya, yang saat ini dalam pengejaran aparat kepolisian dan telah masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni berisial JS, S als PR, M, P.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 340 subs 338 Jo 55,56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tandasnya.

Sebelumnya, Maraden Sianipar (55), oknum wartawan mingguan, warga Jalan Gajah Mada Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, ditemukan tewas mengenaskan dengan penuh luka bacok di sekujur tubuhnya di Perkebunan Sawit KSU Amelia dusun VI Sei Siali Desa Wonosari Kecamatan Panai hilir Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (30/10/2019) sore.

Kemudian, Martua Parasian Siregar alias Sanjay (42), oknum LSM Forum Pembela Hak Hak Masyarakat Tempatan, warga Jalan Syahbandar Lingkungan I Kelurahan Sei Brombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, juga ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dilokasi yang tak jauh dari penemuan mayat Maraden Sianipar, Kamis (31/11/2019) dini hari. (sht)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close