faseberita.id – Kondisi likuiditas pasar saham di Indonesia yang saat ini dinilai masih cenderung dangkal menjadi tantangan serius bagi industri sekuritas. Menanggapi fenomena tersebut, PT Sucor Sekuritas mengambil langkah strategis dengan memperkuat penetrasi pasar melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya menyasar generasi muda.
CEO PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, mengungkapkan bahwa kondisi pasar yang kurang likuid memberikan dampak langsung terhadap dinamika industri sekuritas. Menurutnya, solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini bukan sekadar strategi transaksi, melainkan melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan kepada masyarakat luas.

"Kami terus berupaya melakukan inklusi serta literasi kepada masyarakat, dengan fokus utama pada generasi Z dan milenial. Upaya ini kami lakukan baik secara internal maupun melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas serta Key Opinion Leaders (KOL) di bidang saham," ujar Bernadus dalam acara Road to CNBC Awards 2026, Rabu (30/9/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperdalam basis investor di Indonesia. Bernadus menjelaskan bahwa untuk menjangkau generasi muda, pendekatan konvensional saja tidak cukup. Sucor Sekuritas kini mulai mengadopsi pendekatan berbasis gaya hidup (lifestyle) agar investasi saham tidak lagi dianggap sebagai hal yang kaku atau membosankan.
Salah satu strategi unik yang diterapkan adalah dengan merangkul komunitas-komunitas hobi yang sedang tren, seperti komunitas olahraga padel, pickleball, hingga golf. Selain itu, mereka juga menyasar komunitas lintas profesi untuk memperluas jaringan nasabah.
"Melalui komunitas-komunitas tersebut, kami dapat menjaring lebih banyak nasabah dengan pendekatan yang lebih relevan dengan keseharian mereka. Penggunaan media sosial tentu menjadi instrumen yang tidak bisa dipisahkan, termasuk menggandeng influencer untuk menyampaikan pesan edukasi secara lebih ringan," tambah Bernadus.
Selain fokus pada ekspansi nasabah, Bernadus juga menyoroti pentingnya stabilitas makroekonomi dan politik di Indonesia. Menurutnya, stabilitas nasional merupakan fondasi utama agar pasar modal dapat bergerak secara organik dan sehat. Jika kondisi politik dan ekonomi stabil, maka kepercayaan investor akan meningkat, yang pada akhirnya akan mempertebal likuiditas pasar.
Menatap masa depan, Sucor Sekuritas optimis bahwa seluruh upaya akuisisi dan edukasi yang dilakukan saat ini akan membuahkan hasil manis. Bernadus berharap, strategi yang dijalankan tidak hanya memberikan keuntungan bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi para nasabah dan ekosistem investor saham secara umum pada tahun 2027 mendatang.
Melalui kombinasi antara edukasi digital, pendekatan komunitas gaya hidup, dan penguatan literasi, Sucor Sekuritas berupaya menciptakan generasi investor baru yang lebih cerdas dan mampu menggerakkan roda ekonomi melalui pasar modal Indonesia.







