faseberita.id – Sebuah gebrakan besar siap mewarnai pasar komoditas nasional Otoritas Jasa Keuangan OJK telah mengumumkan bahwa timah bakal menjadi primadona pertama yang diperdagangkan di bursa mineral strategis Indonesia Commodity Exchange ICOMEX
Sarjito Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK menjelaskan keputusan ini bukan tanpa alasan Timah dipilih karena rekam jejaknya yang panjang dalam perdagangan di bursa komoditas dan derivatif seperti Jakarta Futures Exchange JFX "Timah sudah lama diperdagangkan di JFX namun partisipasinya masih minim" ungkap Sarjito dalam rapat kerja Komisi XI di Senayan Jakarta pada Selasa 15 September 2026

Kendati demikian volume transaksi timah di JFX masih jauh dari harapan Dengan hadirnya ICOMEX dan dukungan penuh dari holding BUMN pertambangan MIND ID diharapkan perdagangan timah akan jauh lebih bergairah Sarjito optimis "Upaya pemerintah melibatkan MIND ID serta regulasi baru akan menjadikan bursa ini sangat menjanjikan" tambahnya
Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan transparansi sejak awal operasional ICOMEX baik dalam skema B2B maupun lainnya Tujuannya jelas menciptakan bursa yang ramai transaksi dan likuiditas yang kuat Lebih dari itu ICOMEX diharapkan mampu mendongkrak permintaan industri domestik memacu hilirisasi industrialisasi dan mengoptimalkan kinerja smelter di tanah air
OJK juga menginformasikan bahwa peluncuran resmi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis BMKS atau ICOMEX dijadwalkan pada Kamis 17 September 2026 Bersamaan dengan momen bersejarah itu dua Rancangan Peraturan OJK RPOJK yang mengatur peralihan dan penyelenggaraan bursa ini akan segera diundangkan
Izin operasional BMKS ditargetkan terbit pada Januari 2027 setelah itu OJK akan langsung bertindak sebagai regulator dan pengawas Transaksi perdana melalui ICOMEX diproyeksikan terjadi pada 4 Januari 2027 Ini menandai era baru bagi Indonesia dalam mengelola perdagangan mineral dan komoditas strategisnya







