Rosan P Roeslani CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara BPI Danantara menegaskan inisiatif ini dirancang khusus untuk meringankan beban masyarakat. Menurutnya skema pembiayaan ini membuka gerbang kepemilikan hunian yang selama ini terasa sulit dijangkau banyak kalangan. "Tenor yang kami tawarkan jauh melampaui standar perbankan pada umumnya yang biasanya hanya berkisar 10 hingga 15 tahun" ungkap Rosan pada acara pembukaan pameran Kamis 27 Agustus 2026.
Keuntungan tidak berhenti di situ. Para calon pembeli rumah juga akan dimanjakan dengan pembebasan berbagai biaya awal yang seringkali memberatkan. Rosan menyebut fasilitas ini bebas dari biaya administrasi provisi hingga appraisal. Ini tentu menjadi bonus tambahan yang signifikan mengurangi total pengeluaran di muka.

Danantara Housing Expo 2026 yang digelar hingga 30 Agustus 2026 ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menjelajahi beragam pilihan properti. Mulai dari hunian sederhana seharga sekitar Rp120 juta hingga rumah mewah senilai Rp2-3 miliar semuanya tersedia dari pengembang BUMN maupun swasta terkemuka. Bank Himpunan Bank Milik Negara Himbara turut berpartisipasi menawarkan bunga KPR yang kompetitif dimulai dari 275 persen per tahun secara tetap fixed pada periode awal sebelum kemudian menyesuaikan secara bertahap.
Kombinasi antara DP super ringan tenor cicilan yang sangat panjang dan ketiadaan biaya-biaya awal ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata. Skema pembiayaan inovatif ini diyakini akan memperluas akses kepemilikan rumah bagi lebih banyak keluarga di Indonesia mewujudkan mimpi memiliki hunian layak tanpa harus terbebani cicilan yang mencekik.




