faseberita.id – Kementerian Perindustrian bersiap melancarkan gebrakan besar untuk memberantas peredaran rokok ilegal di Indonesia. Sebuah regulasi baru yang akan membatasi penjualan alat dan bahan baku produksi rokok segera diterbitkan demi menekan laju produk tembakau tak berizin yang kian merajalela.
Bukan hanya dari jalur impor rokok ilegal juga marak diproduksi di dalam negeri. Direktur Industri Minuman Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria di Jakarta pada Jumat 26 Juni 2026 menegaskan langkah tegas akan segera diambil.

Merrijantij mengungkapkan distribusi mesin pelinting rokok akan diperketat secara signifikan. Tak hanya itu peredaran kertas rokok juga akan coba dikendalikan. Bahkan pembatasan filter rokok pun tengah dipertimbangkan untuk masuk dalam cakupan aturan baru ini.
Aturan pembatasan ini akan termaktub dalam revisi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 72 Tahun 2008. Proses finalisasi sedang berjalan melibatkan kalangan industri serta kementerian lembaga terkait. Kemenperin menargetkan revisi regulasi ini rampung pada tahun ini.
Kemenperin tidak ingin ada dampak negatif yang tidak diinginkan dari regulasi ini kata Merrijantij. Pasalnya rokok ilegal telah menguasai 139 persen pangsa pasar di Indonesia didominasi oleh sigaret kretek mesin.
Kerugian negara akibat rokok ilegal ini sangat fantastis. Indonesia berpotensi kehilangan pendapatan cukai hingga Rp 31 triliun. Angka ini didasarkan pada proyeksi produksi rokok kretek mesin sebanyak 311 miliar batang pada 2025 dengan nilai cukai minimal Rp 746 per batang.
Merrijantij menambahkan jika rokok ilegal bisa diberantas ada tambahan anggaran Rp 31 triliun yang bisa dikelola pemerintah untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Sebuah potensi besar yang kini lenyap begitu saja.
Namun ada kekhawatiran lain yang disampaikan. Merrijantij cemas jika pemerintah menyeragamkan kemasan rokok peredaran rokok ilegal justru akan semakin masif. Standardisasi kemasan berupa warna bungkus yang kini diatur menjadi satu warna yakni Pantone 443 dikhawatirkan akan mempermudah produsen ilegal.
Selama ini mereka butuh investasi untuk meniru merek rokok yang ada. Dengan kemasan seragam biaya produksi rokok ilegal bisa ditekan dan membuatnya lebih mudah beredar di pasaran ujarnya.







